Sajak Hujan

Sajak Hujan

Rintik hujan jatuh tepat ketika kau menggenggam tanganku. Menarikku dalam sebuah angan terpendam. Pelukanmu. 

Hujan. Memadukan rindu menjadi sendu ketika kau jauh. Tak menjadi milikku lagi.

Dulu aku benci hujan. Membuatku selalu mengingat potongan-potongan memori yang penah kita lewati. Sekarangpun masih.

Hujan mampu membuatku mengingatmu, apakah kau juga demikian? Merasakan hal yang sama?

Hujan mampu menerbitkan bayanganmu lagi, namun belum bisa membuatku menyingkirkanmu dari ingatanku.

Solo, 17 September 2011

Saat hujan turun membasahi bumi ~ 

_Cherlly_

»

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s